Sumber : Purdie E.Chandra
Yusman mengaku tidak merasa gengsi mencoba jualan kerupuk, mengelola warung makan hingga membuka toko oleh-oleh Bandung.
Untuk mencapai suatu cita-cita, adakalanya kita butuh “nekad”. Pengalaman ini terbukti pada Yusman Gunara, yang berhasil mengejar cita-citanya belajar ke Makkah dan membangun sejumlah usaha karena modal ”nekad”.
“Bagaimana tidak nekad, saya tidak menguasai bahasa Arab karena dari dulu sekolah di umum. Bahasa Inggris pun, kalau sekadar little-litle sih I can,” ucap pria kelahiran Bandung 1974 ini. Read the rest of this entry ?


